Pemerintah Lakukan Pendekatan Dengan Masyarakat

Palangka Raya – Dalam upaya pencegahan Karhutla, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya melakukan pendekatan dengan masyarakat terutama mereka para pemilik lahan. Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran melalui Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus Wakil Komandan Pos Komando Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020, H. Darliansjah mengatakan, “Kita sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat, para pemilik lahan dan semua elemen untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, karena dengan adanya komitmen dan dukungan dari elemen masyarakat dan semua pihak, program Pemerintah untuk mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan akan dapat berjalan dengan efektif”, ucapnya.

Di samping itu, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota diharapkan dapat lebih responsif dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan menggerakkan seluruh potensi yang ada di daerahnya masing-masing, diharapkan juga dapat menetapkan status siaga darurat dengan mengacu pada Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 03 Tahun 2016 tentang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana. Peran aktif Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota untuk mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan dapat dimulai dari masyarakat, para Kepala Desa,  Babinsa, Bhabinkamtibmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota serta Perangkat Daerah terkait dengan melakukan patroli terpadu di desa-desa yang rawan terjadinya bencana karhutla.

Melalui pendekatan “humanis” dengan masyarakat terutama mereka para pemilik lahan diharapkan mampu mencegah serta menekan terjadinya  kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Masyarakat dan para pemilik lahan agar lebih bijak dalam membersihkan lahannya dengan cara tidak dibakar.

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus Wakil Komandan Pos Komando Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2020, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan sekaligus Kepala Bidang Perencanaan dalam Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan, Kibuen mengucapkan, ”Saat ini Tim Patroli Darat melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat dengan cara menyambangi/mengunjungi mereka yang sedang membersihkan lahan atau masyarakat di sekitaran lahan dengan mensosialisasikan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta menyampaikan maklumat KAPOLDA Kalteng tentang larangan membakar hutan dan lahan dengan cara dibakar, hindari membersihkan lahan dengan cara membakar dan tanpa adanya pengawasan,” ucapnya, Minggu (2/8/2020)

Melalui Koordinator Satgas Doa, Pencegahan dan Mitigasi Satuan Tugas Penanganan Darurat Bencana (Satgas PDB) Kebakaran Hutan dan Lahan, Noor Aswad menambahkan, “Upaya pencegahan karhutla dilakukan dengan pendekatan humanis dan edukasi penyadartahuan kepada masyarakat yang sebagian besar merupakan pemilik dan pengolah kebun, sehingga sangat tepat untuk diberikan dasar-dasar pengetahuan pencegahan karhutla dan himbauan-himbauan seperti tidak membakar lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama di musim kemarau, dan himbuan kepada masyarakat agar melapor apabila mengetahui adanya titik api atau melihat ada oknum membakar hutan atau lahan,” ucapnya. (Pky.2/8/2020 DewiS Foto:Simerman)

0 komentar :

Tinggalkan komentar: